Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Dewan Aceh Utara Minta Agar Fasilitas Kesehatan Untuk Penanganan Corona di RSU Cut Meutia Segera di Lengkapi
    News

    Dewan Aceh Utara Minta Agar Fasilitas Kesehatan Untuk...

    • Ramadhana AB
    • Jul 24, 2022
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : Jan 09, 2026

    ACEH UTARA - Anggota komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara meninjau kesiapan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, Senin (16/3/20)  menyusul ditunjuknya rumah sakit tersebut oleh Kementrian Kesehatan RI sebagai sebagai salah satu tempat rujukan untuk penanganan pasien yang terinfeksi virus corona atau COVID-19 di Aceh. 


    Didampingi Direktur RSUCM drg. Nurhaida, Humas RSUCM Jalaluddin, dan Wakil Ketua Tim Penanganan virus corona (COVID-19) dr. Abdul Mukti, Sekretaris Komisi V Zulkarnaini di sertai Tgk Nazaruddin, Saifuddin, Iskandar, dan Hj. Nurmalia  dari komisi yang sama.mengecek kesiapan sejumlah penambahan ruangan isolasi yang telah disediakan pihak RS untuk penanganan pasien virus corona.


    Usai meninjau ruangan isolasi Tgk.Nazaruddin menilai walaupun lokasi isolasi sudah tersedia dan sudah dipersiapkan dengan baik namun fasilitas yang tersedia saat ini  masih sangat minim.


    "Maka kita mendesak kepada pemerintah baik Pemerintah Pusat, Provinsi Aceh dan Pemkab Aceh Utara, untuk dapat segera menyediakan, alat pelindung diri (APD), dan hal-hal teknis yang  dibutuhkan untuk penanggulangan  pasien virus corona jika nanti ada yang  terjangkit," ujar Tgk.Nazar.


    Menurut dia, tim medis yang tersedia di RSUCM sudah memadai,  yang perlu segera di tindak lanjuti oleh pemerintah adalah  penambahan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan untuk penanganan virus corona.


    Nazar juga menyarankan agar Pemkab Aceh Utara membentuk tim gugus tugas selain itu Dinas Kesehatan dan jajarannya diharapkan lebih aktif dalam mensosialisasikan COVID-19 ini kepada masyarakat.


    Wakil Ketua Tim Penangangan COVID-19 RSUCM, dr. Abdul Mukti menjelaskan langkah awal yang telah dilakukan  pihaknya adalah merombak ruang kelas II RSUCM menjadi ruang isolasi penanganan kasus Corona. Ada 8 ruang yang akan dirubah satu diantaranya menjadi ruang Triase dan satu lagi untuk ruang jenazah, sisanya dijadikan ruang rawat inap bila ada pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona COVID-19.


    Diakui, fasilitas kesehatan yang dibutuhkan untuk kasus ini memang belum lengkap, baru ada satu ranjang yang dilengkapi dengan ventilator dan monitor untuk ruang isolasi. Alat pelindung juga belum memadai, bantuan dari Pemerintah Aceh yang sekitar 30 set, jika ada  pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona, maka dalam satu hari bisa menghabiskan 15 set APD. Karena setiap yang masuk ke dalam ruang isolasi itu harus memakai satu set APD, dan usai dipakai harus dibuang.


    "Bila ada masuk satu  pasien saja, maka APD itu diperkirakan akan habis dalam dua hari, kita  berharap  pemerintah dapat segera melengkapi kekurangan ini sehingga pasien bisa terlayani dengan maksimal,” pungkas dr. Mukti.

    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat...

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa...

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id