Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Hubungan cinta Renggali dan Seulanga
    Storia

    Hubungan cinta Renggali dan Seulanga

    • Ramadhana AB
    • Jul 25, 2022
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : Sep 28, 2026

    Marjinal.id - Hubungan Aceh dan Gayo seperti hubungan bunga Renggali dan bunga Seulanga, begitu di istilahkan oleh DR Yusra Habib Abdul Ghani intelektual Aceh Gayo yang sekarang bermastautin di Aarhus Denmark di media serambi indonesia Februari 2008 lalu.

    Menurut ahli Russel dan AH hill mengatakan Suku bangsa Gayo adalah penduduk asli Samudra pasai yang lari ke hulu sungai Peusangan karena tidak mau masuk agama islam( russel jones1999 dan hill 1960).

    Awal mula Syeh ismail dari Mekkah datang ke Samudra pasai dan mengislamkan Meurah Silue. Sang Syeih meminta Meurah Silue agar mengumpulkan ule balang dan rakyat Pasai untuk memeluk agama islam. Maka memeluk islam pula Tun seri kaya Ali ghiyatuddin dan Tun Baba kaya Syeih Semayamuddin, sedangkan sebagian penduduk yang tidak mau memeluk agama islam mengungsi ke hulu peusangan yang kemudian dikenal sebagai Gayo. Itulah catatan sejarah paling klasik namun kesahihan cerita ini perlu kajian sejarah yang komperhensif.

    Dalam sejarah puak melayu disebutkan Suku Gayo berasal dari Melayu tua yaitu suku bangsa yang pertama mendiami negeri Aceh. ini di buktikan dengan penemuan archeolog di kampung Mandale yang di yakini sejak 3000 tahun lalu sudah ada peradaban manusia di tanah Gayo.

    Peran suku bangsa Gayo dalam membangun Kerajaan Aceh dan mengembang islam sangat besar tak heran dalam catatan sejarah Aceh sering kita temui gelar gelar 'meurah' yang berarti Raja dalam bahasa gayo seperti meurah silue, meurah sinabung, meurah puopok,meurah bacan, dan meurah jernang dll. Semua mareka adalah anak anak Raja lingge yang menjadi raja di pesisir aceh timur dan barat.

    Bahkan Meurah Johan putra adi geunali tgk kawe tupat dari kerajaaan Linge adalah pendiri kota Banda Aceh (sejarah kota banda aceh 1988). Meurah Johan adalah Sultan Aceh yang pertama setelah mengalahkan kerajaan hindu Indra purba bersama guru nya Tuan syeih Abddulah kanan dan menjadi Raja Aceh /Sultan Aceh Darussalam pada hari Jumat tanggal 1 ramadhan tahun 601-631 H atau 1205-1234 masehi dengan gelar Sultan Alaidin Johansyah.(A Hasyimi 1976). (Ig.@atjehgallery)

    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Ramadhana AB
    • Mon 07, 2022

    Kisah Perjuangan Tgk CHIK DITIRO

    • Ramadhana AB
    • Mon 07, 2022

    Diplomasi Aceh - Istanbul yang Gagal

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id