Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Sejarah Teuku Abeuk, Ulebalang dari Aceh Barat
    Storia

    Sejarah Teuku Abeuk, Ulebalang dari Aceh Barat

    • Ramadhana AB
    • Jul 25, 2022
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : May 01, 2026

    Marjinal.id - TEUKU Abeuek adalah sosok Uleebalang di Pameue, Aceh Barat, sudah lama jadi sumber kekesalan penguasa Belanda pada 1920-an. Dia dicurigai membantu logistik pejuang, tapi selalu pintar mengelak tuduhan. ”Mengapa Teuku membantu orang-orang muslim dengan memberi makan?” Sang Teuku menjawab, ”Tuan harus mengerti, di Aceh tak seorang pun tamu keluar dari rumah dengan perut lapar".

    Itu adat Aceh, Saya wajib menghormati tamu dengan menyuguhkan nasi. Berulang kali interogasi semacam itu terjadi, berulang kali Belanda kena batunya. Menolak alasan si Teuku bisa dikira tak peduli adat.

    Padahal, pemerintah kolonial tegak justru dengan cara dan legitimasi menjunjung adat. Pernah Teuku Abeuek menyindir dengan lembut: "Tuan musti tahu di negeri kami para musafir kami ukur jarak dan lamanya mereka bepergian. Saya tak boleh bertanya apa dia seorang muslimin (pemberontak), apa bukan tapi, sebagai seorang beradab, saya wajib memberi bekal"

    Sejak perang panjang 1873, Aceh pada 1920-an mulai mantap. Uleebalang, sebagai pejabat tinggi Belanda dan tokoh yang disegani masyarakat lokal, tak boleh ditangkap begitu saja.

    Balans politik kawasan bisa terancam di ujung tanduk. Maka harus dicari akal untuk menghabisi Teuku Abeuek, dan terpilihlah perwira dari satuan elite marrechausse, Letnan Infanteri J.H.J. Bridgen.

    Uniknya, Bridgen menyiapkan tugas dengan seksama, Diam-diam dia pergi ke Bandung, belajar ilmu pedang. Lalu kembali ke Aceh, dia mengundang Teuku Abeuek beradu tangkas, menarikan pedang.

    Teuku Abeuek dengan sigap menerima dan menyanggupi. Dengan ”Syaratnya, yang kalah harus mati,” usul Bridgen. ”Setuju!” Teuku menyahut dengan tegas.

    Pertarungan pun berlangsung Letnan Bridgen kagum melihat Teuku Abeuek menghunuskan pedang. Lama berlaga, gelang tangan Bridgen pun lemas. Pedangnya terpelanting tubuhnya terkulai, Bridgen mengaku kalah, ”Teuku, bunuhlah aku!” Teuku Abeuek menjawab, ”Ambil pedangmu!”

    Bridgen tetap minta dibunuh, dan si Teuku tetap menolaknya. Akhirnya, Teuku Abeuek mengajak Bridgen makan bersama rakyat. Di tengah kenduri besar, Bridgen bertanya "Mengapa Teuku tak mau membunuhku?" Teuku menjawab, "Karena Tuan tak mau ambil pedang".(Ig.@atjehgallery)

    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Ramadhana AB
    • Mon 07, 2022

    Kisah Perjuangan Tgk CHIK DITIRO

    • Ramadhana AB
    • Mon 07, 2022

    Diplomasi Aceh - Istanbul yang Gagal

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id