Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Sejarah Teuku Ibrahim Lam Nga Montasik
    Storia

    Sejarah Teuku Ibrahim Lam Nga Montasik

    • Ramadhana AB
    • Jul 25, 2022
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : May 19, 2026

    Marjinal.id - Ujong Arun atau sering dipanggil dengan Imam Lamnga, seorang Uleebalang dari Mukim 13 Sagi 26. Kekuasaan dari Teuku Ujong Arun ini membentang hingga ke ujung Pulau Weh di Sabang. Teuku Ibrahim Lam Nga merupakan suami pertama dari Cut Nyak Dhien.

    Perjuangan Teuku Ibrahmin Lam Nga

    Perjuangan Teuku Ibrahim Lam Nga dimulai ketika Belanda melakukan pendaratan pada tanggal 26 Maret 1873. Ketika itu Teuku Ibrahim Lam Nga ikut berjuang melawan Belanda bersama dengan Teuku Along, Teungku Imum Lueng Bata, Teuku Nanta Seutia, Teuku Rajoet (abang Cut Nyak Dhien), dan Panglima Nyak Man. Perjuangan itu terus berlangsung hingga kedatangan Habib Abdurrahman dari Pulau Penang bersama 2000 pasukannya.

    Perjuangan mereka membuahkan hasil dengan berhasil merebut kembali Krueng Raba, Lhoknga pada awal bulan Februari 1878 dan sempat membuat pasukan Jenderal van der Heijden menjadi berantakan. Sayangnya perebutan wilayah itu tidak berlangsung lama karena adanya pengkhianatan dari Teuku Nek Meuraksa yang mendukung Belanda.

    Pada tanggal 27 April 1874, Teuku Ibrahim Lam Nga memimpin rakyat Teuku Nanta Seutia yang ada di 6 mukim dan menyerbu Meuraksa melalui Rawa Cangkul dan Sungai Ning. Penyerbuan ini terjadi karena adanya pengkhianatan dari Teuku Neh Meuraksa yang menjalin hubungan dengan Belanda agar kekuasaannya tidak diganggu.Karena datangnya bantuan dari pasukan Belanda, maka Teuku Ibrahim Lam Nga dan pasukannya terpaksa menyingkir kembali ke 6 Mukim.

    30 Desember 1875, seluruh kampung di perbatasan 9 Mukim dan 6 Mukim telah ditaklukkan oleh Belanda. Benteng-benteng di dekat Bitai dan Lamjamee yang berada di bawah pimpinan Teuku Nanta Seutia juga telah dikepung oleh Belanda. Sekitar pukul tujuh pagi, pasukan Belanda bergerak dari 9 Mukim menuju Peukan Bada, ibu kota dari 6 Mukim. Teuku Ibrahim Lam Nga juga segera mempersiapkan keluarganya untuk mengungsi ke arah barat melalui Lampageu dan Lamteungoh dengan tujuan Pegunungan Paro dan Blang Kala, bahkan jika perlu ke arah 4 Mukim. Sedangkan perjuangan Teuku Ibrahim Lam Nga sendiri terus berlanjut dengan memimpin pasukannya di daerah Peukan Bada, Lammanyang, Lampadang, Ajun, Lam Hasan bahkan hingga ke Glee Bruoek (wilayah Aceh Barat). (Id.m.wikipedia.org)

    • Tags :
    • Aceh
    • Sejarah
    • Sejarah Aceh
    • Montasik
    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Ramadhana AB
    • Mon 07, 2022

    Kisah Perjuangan Tgk CHIK DITIRO

    • Ramadhana AB
    • Mon 07, 2022

    Diplomasi Aceh - Istanbul yang Gagal

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id